Thursday, March 24, 2016

Bangka Belitung

Bangka dan Belitung sebagai pulau penghasil timah terbesar dunia, mungkin banyak orang yang telah mendengarnya namun jika akibat dari penambangan yang tidak terkedali itu telah membuat rusaknya alam dipulau tersebut mungkin tidak banyak orang luar yang telah melihatnya. Bekas galian timah yang dibiarkan menyerupai danau dan limbah galian menggunung bak padang pasir. Lubang menganga dimana mana. Tak nampak adanya reklamasi atau upaya pemulihan. 






Namun terlepas dari itu Bangka-Belitung mempunyai banyak tempat eksotis yang memukau. Keindahan tempat wisata di Bangka dan Belitung terletak pada pesona wisata baharinya dimana kedua pulau ini memiliki banyak pantai yang mengagumkan dengan karakteristik bebatuan granit yang khas dan permukaan pantai yang landai. Selain pantainya yang indah, terdapat beberapa pulau yang menarik untuk dikunjungi di kawasan kepualauan ini, misalnya Pulau Lengkuas dan Pulau Memperak di Belitung. 















Di Pulau Bangka ada objek wisata Gunung Menumbing. Gunung Menumbing memiliki ketinggian sekitar 355 meter dpl. Dalam sejarah tercatat bahwa Gunung Menumbing merupakan tempat pengasingan Bung Karno dan Bung Hatta oleh Belanda pada tahun 1948-1949. Wisma Dimana tempat pengasingan beliau itu katanya masih terawat hingga kini.
Namun dikarenakan kedatangan kami ke Babel adalah dalam rangka kerja, maka kunjungan ketempat wisata hanyalah  selingan disela waktu yang tersisa dari pekerjaan saja sehingga tidak banyak tempat yang bisa kami eksplor. Awalnya kami ingin mengunjungi gunung Menumbing, namun dikarenakan  terbatasnya waktu keinginan ini tidak tercapai. Untuk mengobati kekecewaan kami putuskan malam pertama di Bangka kami menginap di Menumbing Heritage Hotel. Setidaknya ada nama Menumbing-nya. Hehe 
















Kemudian pantai2 yang sempat kami kunjungi di Pulau Bangka adalah Pantai Tanjung Pesona dan Pantai Nirwana saja. Tiket masuk Pantai Tanjung Pesona adalah rp 10,000,- / orang. Lucunya saat mengunjungi Pantai Pesona ini sama sekali tidak ada pengunjung lain selain rombongan kami. Jadi seakan wisata di pantai pribadi saja. J












Dua malam kami di Pulau Bangka dan di hari ketiga kamipun terbang melanjutkan perjalanan ke Pulau Belitung. 

Di Pulau Belitung dari Bandara kami menaiki mobil yang kami sewa berkeliling mengunjungi beberapa pantai dan juga berkunjung ke Museum Kata di Gantong,yang didirikan Novelis Andrea Hirata, melihat sekolah Laskar Pelangi juga ke Kampung Ahok. 











Tentu saja kami berkunjung ke Pantai Tanjung Tinggi yang terkenal sebagai lokasi syuting film Laskar Pelangi. 

Sebagaimana di Pantai Tanjung Pesona, Bangka demikian pula saat kami mengunjungi pantai2 di Pulau Belitung suasananya sepi sekali, hanya kami bertiga saja pengunjungnya. Mungkin karena hampir sore dan juga keesokan harinya dipagi hari sebelum kami menuju bandara untuk melanjutkan perjalanan kembali ke Jakarta.


No comments:

Post a Comment