Friday, October 10, 2014

Dubai

Ada sensasi berbeda pagi itu tatkala pesawat emirates A380 yang kami tumpangi mendarat di bandara Dubai. Bukan lantaran turun dari pesawat ukuran jumbo yang merupakan pesawat dengan ukuran terbesar di dunia saat ini tapi karena hal lain yaitu bahwasanya sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke tanah air kami akan singgah dan berwisata di Dubai.

Buatku Ini adalah kali ke 4 terbang dengan airbus 380 dan kali ke 4 pula landing di bandara Dubai. Hanya saja bila sebelum sebelumnya landing disini hanya sekedar untuk transit beberapa jam dan kemudian berganti pesawat untuk melanjutkan perjalanan ke destinasi selanjutnya, maka kali ini berbeda karena akan menginap dan jalan jalan di kota Dubai. Suatu kota yang dalam beberapa dekade belakang menjelma menjadi kota metropolitan yang terkenal ke seantero dunia akan kegemerlapannya dan bahkan kini menjadi salah satu tujuan wisata dunia.
Setelah selesai dengan urusan keimigrasian, kamipun mengikuti langkah tour guide menuju bis yang telah menanti kami di bandara, kemudian langsung kami dibawa berputar putar dan mendatangi objek objek wisata menarik disana. Sepanjang perjalanan kami disuguhi pemandangan apik kota ini, selain bangunan-bangunan pencakar langit yang tertata rapi juga dipercantik dengan taman taman bunga dikiri kanan jalan yang menurut tour guide itu taman secara rutin setiap 3 bulan sekali tanamannya selalu diganti total.

Bicara sola wisata Dubai memang tidak bisa kita dipisahkan dari objek2 wisata terkenal seperti Burj Khalifa, Dubai Maal, Burj Al Arab, Palm Jumeirah Island dll.
Burj Khalifa menyandang predikat sebagai gedung tertinggi di dunia, diresmikan pada 4 Januari 2010 dengan ketinggian 828m dan memiliki 163 lantai. Bandingkan dengan gedung tertinggi sebelumnya, Taipe 101 dengan ketinggian 509m atau Petronas Towers yang hanya 452m. Burj Khalifa ini terdiri dari perkantoran, apartemen, dan hotel.
Para pengunjung dapat menikmati pemandangan kota Dubai dari At The Top, Burj Khalifa’s observation deck yang terletak di lantai 124. Perjalanan ke observation deck dimulai dari lantai lower ground Dubai mall, kemudian dengan menggunakan lift super cepat pengunjung akan dibawa ke lantai 124. Di sepanjang perjalanan pengunjung akan disuguhkan presentasi multi media tentang sejarah kota Dubai dan Burj Khalifa.
Bersebelahan dengan Burj Khalifa adalah Dubai Mall yang di klaim merupakan mall terbesar di dunia dengan luas sekitar 50 kali luas lapangan bola dengan lebih dari 1200 toko didalamnya. Dubai Mall didesain tidak hanya sebagai surga belanja produk-produk bermerk, tetapi juga sebagai tempat rekreasi. Dubai Mall dilengkapi dengan Aquarium and Under Water Zoo, Ice Ring, waterfall, dll.
Salah satu pertunjukan yang tidak boleh terlewatkan ketika mengunjungi Dubai Mall adalah “Dubai Fountain Show” yang terletak di Burj Khalifa Lake di sebelah luar mall. Air mancur ini memiliki kapasitas semprotan air hingga setinggi 150 meter dengan panjang 275m dan memiliki lima lingkaran dalam berbagai ukuran. Pertunjukan ini diadakan setiap hari mulai dari pukul 6 sore hingga pukul 11 malam setiap 30 menit, juga di siang hari pada pukul 13.00 dan 13.30.
Burj Al Arab adalah sebuah hotel mewah bahkan disebut sebagai hotel termewah di dunia dibangun di sebuah pulau buatan yang berada 280m lepas pantai Jumeirah di Teluk Persia. Palm Jumeirah Island merupakan pulau buatan berbentuk pohon palem yang terletak di area pesisir pantai Jumeirah dan merupakan pulau terkecil dari tiga pulau yang disebut dengan The Palm Islands. disini dibangun kompleks perumahan, pusat perbelanjaan, serta Hotel Atlantis yang dilengkapi dengan berbagai wahana air.
Ada hal yang sedikit lucu saat kami berfoto-foto didepan hotel Atlantis. Tiba-tiba serombongan foto model dari sebuah Negara Eropa yang juga sedang berfoto-foto ditempat yang sama menghampiri dan minta foto bersama dengan istri dan adik2ku. Ini peristiwa langka toh? Biasanya kan kita2 lah yang minta foto bersama mereka..:-) Kota tua Dubai merupakan salah satu tujuan favorit traveler yang berkunjung ke Dubai, rasanya perjalanan ke Dubai tidak lengkap tanpa mengunjungi kawasan kota tua ini. Kota tua Dubai terletak di sepanjang Dubai Creek yang membelah kota Dubai menjadi 2 bagian, yaitu Deira dan Bur Dubai. Aliran creek berawal dari teluk Persia dan berakhir di Cagar Alam Ras Al Khor, tetapi belakangan ini creek ini kemudian diperpanjang hingga melewati wilayah Bur Dubai dan direncanakan akan diperpanjang hingga ke teluk Persia.
Dubai creek hingga saat ini masih memiliki pelabuhan kecil untuk kapal dagang dari jalur perdagangan tua India atau Afrika Timur. Berjalan di sepanjang creek sangatlah menarik, kita akan melihat berbagai akvitas mulai dari bongkar muat kapal dagang hingga perahu kecil yang disebut abra hilir mudik membawa penumpang dari Deira ke Bur Dubai.

1 comment: