Traveling Blog by Aden: Bali
Showing posts with label Bali. Show all posts
Showing posts with label Bali. Show all posts

Wednesday, August 29, 2012

Matahari Terbit di Sanur

Sanur tentunya bukanlah suatu kata yang asing bagi para pelancong yang mempunyai ketertarikan dengan Bali, sebagai nama tempat wisata pantai yang letaknya berada di sebelah timur kota Denpasar, ibu kota Bali, tepatnya di kabupaten Badung.

Konon Pantai Sanur ini lebih dahulu dikenal dibandingkan dengan pantai Kuta.

Pantai Sanur yang memiliki keindahan, ketenangan, dan panorama matahari terbit menjadi tujuan dari para wisatawan mencari alternatif pantai lain setelah Kuta atau Legian yang terlalu hiruk-pikuk oleh penuhnya para wisatawan domestik dan mancanegara.

Wednesday, August 8, 2012

Garuda Wisnu Kencana

Patung Garuda Wisnu Kencana atau lebih dikenal sebagai GWK terletak di kawasan Bukit Jimbaran merupakan sebuah karya masterpiece seniman Bali, I Nyoman Nuarta. 

Kawasan ini rencananya dikembangkan sebagai taman budaya dan menjadi landmark bagi pariwisata Bali dan Indonesia.

 Patung GWKmemiliki jarak pandang sampai dengan 20 km sehingga dapat terlihat dari Kuta, Sanur, Nusa Dua hingga Tanah Lot. 

Highlight dari objek wisata ini adalah 2 patung, yaitu Patung Wisnu dan Patung Garuda. Patung yang berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah dewa Pelindung dan pemelihara, mengendarai burung Garuda. Diambil dari cerita “Garuda dan Kerajaannya” dimana rasa bhakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari perbudakan dan akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu. 

 Patung Garuda Wisnu Kencana ini merupakan simbol dari misi penyelamatan lingkungan dan dunia. Patung ini terbuat dari campuran tembaga dan baja seberat 4.000 ton, dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter.

Harga tiket masuk ke lokasi ini adalah: rp 30,000 untuk dewasa, rp 25,000 untuk anak-anak dan pelajar serta rp 60,000,- untuk orang asing.

Designed and built by Nyoman Nuarta, one of Indonesia’s foremost modern sculptor, the Garuda Wisnu Kencana statue or GWK and its pedestal building will be standing 150 meters tall with its wings span 64 meters across. 

Made from more than 4000 tons of copper and brass, the statue is picturing Lord Wisnu, as the source of wisdom, riding on the back of the mythical bird Garuda as the manifestation of conscience toward Amerta, the perennial goodness. 

The statue and its pedestal will be surrounded by more than 240 hectares cultural park which was once an abandoned and unproductive limestone quarry. The cultural park will provide attractions for both local and foreign visitors with supporting facilities such as Lotus Pond, Festival Park, Amphitheater, Street Theater, Exhibition Hall, as well as Jendela Bali The Panoramic Resto and souvenir shop. At present time, the statue of Wisnu, the statue of Garuda, and the hands of Wisnu have been placed temporarily in three different plazas within the park.

admission fee: Rp 60,000,- for foreigner.

Wednesday, August 1, 2012

Mencoba Trans Sarbagita

Trans Sarbagita
Jalan-jalan di Bali kali ini mengunjungi beberapa tempat tujuan wisata dengan memanfaatkan transportasi gratis dari Bus Trans Sarbagita (kependekan dari Trans Denpasar-Badung-Gianyar-Tabanan).

Trayek yang digratiskan sampai dengan tanggal 31 Agustus 2012 adalah Koridor 1 dan koridor 2 jurusan Batubulan - Nusa Dua dan Kota - GWK. Bus ber-AC sekelas Trans Jakarta ini cukup nyaman untuk ditumpangi.
 
Rute yang coba kami tumpangi diantaranya adalah naik dari terminal Batubulan turun di Sentral Parkir Kuta, lalu dari Sentral Parkir Kuta ke Jimbaran, kami cobai juga naik dari Sanur ke Nusa Dua, kemudian dari Nusa Dua ke Sentral parkir Kuta.

Melengkapi Trans Sarbagita, pemerintah Propinsi Bali juga menyediakan trayek angkutan pengumpan (feeder) Trans Sarbagita. Angkutan pengumpan ini dilengkapi beberapa fasilitas dan pelayanan yang baik bagi penumpangnya seperti adanya jadwal keberangkatan dan kedatangan, kendaraan berusia muda dengan dilengkapi AC, kursi penumpang menghadap ke depan, audio cukup bagus dan dikemudikan oleh seorang pengemudi yang disertai seorang pramujasa yang keduanya mengenakan pakaian seragam. Waktu antar kendaraan adalah 15 menit, mobil keluaran Korea ini memiliki tempat duduk 11 orang dan sebagaimana juga Trans Sarbagita, jam operasi angkutan pengumpan ini adalah pukul 05.00 – 21.00 wita. 
feeder Trans Sarbagita

Rute trayek mobil pengumpan Trans Sarbagita yang kami coba adalah Trayek II Kelan – Kedonganan – Uluwatu dan turun di GWK. Setelah selasai di GWK lalu lanjut dengan mobil serupa ke Uluwatu, selesai di Uluwatu balik langsung ke Kelan untuk kemudian mengunggu Trans Sarbagita. Penumpangnya sepi, hanya beberapa orang saja bahkan lebih banyaknya hanya kami ber-2 saja plus 2 awak mobil. 

Tarif Trans Sarbagita adalah rp 3,500,-untuk dewasa dan rp 3,000,- untuk pelajar. Tarif akan berlaku lagi setelah lewat tanggal 31 Agustus 2012. Sedangkan tariff mobil pengumpan adalah rp 3,000,- dan tidak ada bulan gratis.